Indonesia yang kaya akan suku.
Dari sabang sampai maraoke.
Dari kebudayaan sampai keanekaragaman.
Dan dari bahasa sampai adat istiadat.
Jati budayaku terpakar.
Alunan musik bergetar.
Naungan nada bergema.
Ditanah sundaku.
Angklung bambu menarikan mata dunia.
Pukulan musik nan merdu terdengar di telinga.
Kelincahan tarian jaipong menggairahkan dunia..
Kebudayaan tanah sundaku.
Wahai Tanah Sunda.
Kecintaan pada tanah sunda.
Kini ku arungi sebagai penerus bangsa budaya sunda.
Mari kita lestarikan tanah sunda ini.
Kamis, 31 Juli 2014
Sabtu, 29 Maret 2014
Tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial
Sama halnya tujuan dengan bidang-bidang yang lain, tujuan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS bertumpu pada tujuan yang lebih tinggi. Tujuan pendidikan nasional pada tataran operasional dijelaskan dalam tujuan institusional setiap jenis dan jenjang pendidikan. Selanjutnya pencapaian tujuan institusional ini secara praktis dijelaskan dalam tujuan kurikuler atau tujuan mata pelajaran pada setiap bidang studi dalam kurikulum, termasuk bidang studi IPS.
Akhirnya, tujuan kurikuler secara praktis operasional dijabarkan dalam tujuan instruksional atau tujuan pembelajaran. Bahasa kali ini dibatasi pada uraian tujuan kurikuler bidang studi IPS. Tujuan kurikuler IPS yang harus dicapai sekurang-kurangnya meliputi hal berikut:
Akhirnya, tujuan kurikuler secara praktis operasional dijabarkan dalam tujuan instruksional atau tujuan pembelajaran. Bahasa kali ini dibatasi pada uraian tujuan kurikuler bidang studi IPS. Tujuan kurikuler IPS yang harus dicapai sekurang-kurangnya meliputi hal berikut:
- Membekali peserta didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupan bermasyarakat.
- Membekali peserta didik dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun alternatif pemecahan suatu masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat.
- Membekali peserta didik dengan kemampuan berkomunikasi dengan sesama masyarakat dan juga dengan berbagai bidang keilmuan serta berbagai keahlian.
- Membekali peserta didik dengan kesadaran sikap mental yang positif, dan keterampilan terhadap lingkungan hidup yang menjadi bagian kehidupannya yang tidak terpisahkan.
- Membekali peserta didik dengan kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keilmuan Ilmu Pengetahuan Sosial sesuai dengan perkembangan kehidupan, perkembangan masyarakat, dan perkembangan ilmu dan teknologi.
PENGERTIAN, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu Budaya Dasar atau yang sering disingkat dengan IBD merupakan suatu usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar maupun pengertian umum mengenai konsep yang dikembangkan untuk mempelajari masalah-masalah manusia dengan kebudayaan. Dengan demikian, jelas bahwa pada mata kuliah ini tidak bermaksud untuk mendidik mahasiswa dalam salah satu bidang keahlian. Yang termasuk ke dalam Pengetahuan Budaya, tetapi Ilmu Budaya Dasar hanya sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas menywawasan pemikiran maupun kemampuan pada hal kritikalnya terhadap suatu nilai budaya, baik yang menyangkut orang sekitarnya maupun alamnya, ataupun menyangkut dirinya sendiri.
Dan bahwa dalam suatu masyarakat yang berkabung, semakin cepat dan rumit ini, mahasiswa diharuskan agar mengalami suatu pergeseran nilai-nilai yang mungkin sekali bisa membuatnya masa bodoh atau putus asa. Suatu sikap yang tidak selayaknya dimiliki oleh seseorang yang terpelajar. Bagaimana pun juga, saya sebagai mahasiswa adalah orang yang muda yang sedang mempelajari suatu cara untuk memberikan tanggapan maupun penilaian terhadap apa pun yang terjadi terhadap dirinya sendiri maupun masyarakat sekitarnya. Sudah tentu saya perlu dibimbing untuk menemukan cara terbaik yang sesuai dengan diri saya sendiri tanpa harus mengorbankan masyarakat maupun alam sekitarnya. Secara tidak langsung, Budaya Dasar akan membuat mereka bisa mencapai tujuan tersebut.
Berkaca dari hal di atas, tujuan dari mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah untuk mengembangkan suatu kepribadian maupun wawasan pemikiran mahasiswa, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi, dan juga penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa agar dapat menjadi lebih halus. Untuk dapat menjangkau tujuan tersebut, diharapkan Ilmu Budaya Dasar bisa:
Dan bahwa dalam suatu masyarakat yang berkabung, semakin cepat dan rumit ini, mahasiswa diharuskan agar mengalami suatu pergeseran nilai-nilai yang mungkin sekali bisa membuatnya masa bodoh atau putus asa. Suatu sikap yang tidak selayaknya dimiliki oleh seseorang yang terpelajar. Bagaimana pun juga, saya sebagai mahasiswa adalah orang yang muda yang sedang mempelajari suatu cara untuk memberikan tanggapan maupun penilaian terhadap apa pun yang terjadi terhadap dirinya sendiri maupun masyarakat sekitarnya. Sudah tentu saya perlu dibimbing untuk menemukan cara terbaik yang sesuai dengan diri saya sendiri tanpa harus mengorbankan masyarakat maupun alam sekitarnya. Secara tidak langsung, Budaya Dasar akan membuat mereka bisa mencapai tujuan tersebut.
Berkaca dari hal di atas, tujuan dari mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah untuk mengembangkan suatu kepribadian maupun wawasan pemikiran mahasiswa, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi, dan juga penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa agar dapat menjadi lebih halus. Untuk dapat menjangkau tujuan tersebut, diharapkan Ilmu Budaya Dasar bisa:
- Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan Budaya, agar mereka bisa lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
- Memberi kesempatan pada mahasiswa agar dapat memperluas pandangan mereka tentang kemanusiaan dan budaya, serta mengembangkan sikap kritis mereka terhadap persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
- Mengusahakan agar mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa ini, serta ahli dalam bidang disiplin mereka masing-masing, tidak terjatuh ke dalam sifat kedaerahan maupun pengkotaan, dan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita, terlalu condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas. Mata kuliah ini berusaha menambah kemampuan mahasiswa untuk menanggapi suatu nilai-nilai dan masalah dalam masyarakat lingkungan mereka, dan masalah serta nilai-nilai umumnya tanpa terikat oleh disiplin mereka sendiri
- Mengusahakan tempat untuk para akademisi, agar mereka dapat berdialog satu dengan yang lainnya. Dengan memiliki bekal yang sama, para akademisi diharapkan dapat lebih mudah dalam hal berkomunikasi. Cara berkomunikasi ini selanjutnya akan lebih memperlancar pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang keahlian. Meskipun spesialisasi sangatlah penting, spesialisasi terlalu sempit untuk membuat dunia seorang mahasiswa / sarjana yang menjadi sangatlah sempit.
- Masyarakat yang percaya pada akan pentingnya suatu modernisasi tidak akan dapat memanfaatkan secara penuh seorang sarjana, sebab proses modernisasi memerlukan orang yang berpandangan luas.
- Lebih peka dan terbuka terhadap suatu permasalahan kemanusiaan dan budaya, serta lebih bertanggung jawab terhadap masalah tersebut.
- Mengusahakan kepekaan terhadap nilai-nilai lain agar lebih mudah menyesuaikan diri.
- Menyadarkan kepada mahasiswa terhadap nilai yang hidup dalam masyarakat, saling menghormati, serta simpati kepada nilai yang hidup pada masyarakat.
- Mengembangkan daya kritis terhadap persoalan kemanusiaan dan kebudayaan.
- Memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas mengenai kebudayaan Indonesia.
- Menimbulkan minat untuk mendalaminya.
- Mendukung dan mengembangkan kebudayaan sendiri secara kreatif.
- Tidak terbawa kepada sifat kedaerahan dan pengkotaan disiplin ilmu.
- Menambah kemampuan mahasiswa untuk menanggapi masalah nilai-nilai budaya dalam masyarakat Indonesia dan dunia tanpa terpikat oleh disiplin mereka.
- Memiliki kesamaan bahan pembicaraan, tempat berpijak mengenai masalah kemanusiaan dan kebudayaan.
- Menjalin interaksi antar cendekiawan yang berbeda keahlian agar lebih positif dan komunikatif.
- Menjembatani para sarjana yang berbeda keahliannya dalam bertugas menghadapi masalah kemanusiaan dan kebudayaan.
- Melancarkan pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani oleh berbagai cendekiawan.
- Agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun.
- Agar mampu memenuhi tuntutan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma pendidikan.
- Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
- Hakikat manusia yang satu atau universal, tetapi yang beraneka ragam wujudnya dalam kebudayaan masing-masing zaman.
Kamis, 02 Januari 2014
Berkunjung ke Museum Wayang
Rabu kemarin pada tanggal 18 Desember 2013, saya berkesempatan untuk mengunjungi sebuah museum disekitaran daerah Kota Tua Jakarta, bukan Museum Fatahillah yang saya kunjungi kali ini, tetapi saya mengunjungi Museum Wayang.
Iya, Museum Wayang. Museum yang dulunya adalah sebuah Gereja ini dibangun pada tahun 1640 oleh Belanda dengan sebutan "De Oude Hollandsche Kerk" atau yang berarti dalam bahasa Indonesia adalah "Gereja Lama Belanda". Lalu pada tahun 1732, setelah lama tidak dipakai dan juga tidak diadakannya kegiatan di Gereja tersebut, Gereja ini lalu diperbaiki dan dibersihkan kembali dan difungsikan kembali menjadi sebuah Gereja yang diberi nama "De Nieuwe Hollandsche Kerk". Lalu, setelah berakhirnya masa penjajahan Belanda di Indonesia, bangunan ini dijadikan Museum Wayang oleh Pemerintah RI. Pemerintah sendiri meresmikan Museum Wayang ini pada tanggal 13 Agustus 1975.
Di dalam Museum Wayang, terdapat banyak sekali koleksi berbagai macam tokoh-tokoh pewayangan asli Indonesia ataupun Wayang-wayang yang berasal dari luar negeri sekalipun, ada semuanya di Museum Wayang ini. Jika ditotal, jumlah wayang-wayang yang ada di Museum ini, mungkin ada sekitar 4000 Wayang yang disajikan di Museum ini. diantaranya ada Wayang Kulit, Wayang Golek, Wayang Rumput dan masih banyak lagi. Juga adanya alat-alat Gamelan yang dipakai untuk mengiringi pertunjukkan Wayang membuat suasana Museum Wayang ini semakin nyata adanya. Dan juga di Museum Wayang ini, saya menemukan adanya ondel-ondel khas Jakarta, ada ondel-ondel abang dan juga ondel-ondel none yang membuat saya semakin takjub terhadap Museum Wayang ini. Tak lupa saya mengabadikan momen-momen ketika saya sedang berada di Museum Wayang.
Sambil mengisi waktu liburan anda, ada baiknya anda untuk berkunjung ke Museum ini. Karena hanya dengan Rp 3.000,- saja, anda sudah dapat menikmati keindahan bernostalgia bersama wayang-wayang yang ada di Museum Wayang ini. Dan juga sebelum pulang, saya menyempatkan foto-foto di depan Museum Wayangnya bersama teman-teman.
Iya, Museum Wayang. Museum yang dulunya adalah sebuah Gereja ini dibangun pada tahun 1640 oleh Belanda dengan sebutan "De Oude Hollandsche Kerk" atau yang berarti dalam bahasa Indonesia adalah "Gereja Lama Belanda". Lalu pada tahun 1732, setelah lama tidak dipakai dan juga tidak diadakannya kegiatan di Gereja tersebut, Gereja ini lalu diperbaiki dan dibersihkan kembali dan difungsikan kembali menjadi sebuah Gereja yang diberi nama "De Nieuwe Hollandsche Kerk". Lalu, setelah berakhirnya masa penjajahan Belanda di Indonesia, bangunan ini dijadikan Museum Wayang oleh Pemerintah RI. Pemerintah sendiri meresmikan Museum Wayang ini pada tanggal 13 Agustus 1975.
Di dalam Museum Wayang, terdapat banyak sekali koleksi berbagai macam tokoh-tokoh pewayangan asli Indonesia ataupun Wayang-wayang yang berasal dari luar negeri sekalipun, ada semuanya di Museum Wayang ini. Jika ditotal, jumlah wayang-wayang yang ada di Museum ini, mungkin ada sekitar 4000 Wayang yang disajikan di Museum ini. diantaranya ada Wayang Kulit, Wayang Golek, Wayang Rumput dan masih banyak lagi. Juga adanya alat-alat Gamelan yang dipakai untuk mengiringi pertunjukkan Wayang membuat suasana Museum Wayang ini semakin nyata adanya. Dan juga di Museum Wayang ini, saya menemukan adanya ondel-ondel khas Jakarta, ada ondel-ondel abang dan juga ondel-ondel none yang membuat saya semakin takjub terhadap Museum Wayang ini. Tak lupa saya mengabadikan momen-momen ketika saya sedang berada di Museum Wayang.
Sambil mengisi waktu liburan anda, ada baiknya anda untuk berkunjung ke Museum ini. Karena hanya dengan Rp 3.000,- saja, anda sudah dapat menikmati keindahan bernostalgia bersama wayang-wayang yang ada di Museum Wayang ini. Dan juga sebelum pulang, saya menyempatkan foto-foto di depan Museum Wayangnya bersama teman-teman.
Rabu, 01 Januari 2014
Mengenal Lebih Dekat Steven Gerrard
Siapa yang tak kenal dengan
sosok kapten Liverpool FC sekaligus kapten dari timnas Inggris? Ya benar, dia
adalah Steven George Gerrard, atau yang biasa kita panggil dengan sebutan
Stevie G. Pria kelahiran 30 Mei 1980 di Whiston Merseyside Inggris ini sudah
mencatatkan catatan yang sangat fantastis, baik di level klub maupun pada level
Internasional. Pada level Internasional, pemain sekaligus kapten tim nasional
Inggris ini sudah mencatatkan 108 caps dan juga mencatatkan 21 gol bersama
Inggris. Sementara pada level klub, pemain asli akademi Liverpool FC ini tidak
pernah berpindah klub manapun selain Liverpool FC. Gerrard sudah banyak
mendapatkan berbagai macam trophy bersama Liverpool. Hingga kini, total Gerrard
sudah memiliki 11 trophy bersama Liverpool, salah satunya adalah Trophy liga
Champions, liga paling bergengsi di daratan Eropa yang berhasil direngkuh oleh
Liverpool pada tahun 2004-2005 silam dengan mengalahkan AC Milan melalui ajang
adu penalti.
Pemain yang berposisi
sebagai gelandang tengah ini, memiliki dua orang anak perempuan dari seorang
istri bernama Alex Curran yang dinikahinya pada tahun 2007. Kedua anak
perempuannya itu diberi nama Lily Ella dan Lexie.
Gerrard yang kini sudah
berusia sekitar 33 tahun, masih memiliki ambisi untuk mendapatkan trophy
Barclays Premier League atau trophy liga Inggris. Maklum saja, selama 13 tahun
ia bermain di Liverpool, belum pernah sekalipun ia mencicipi trophy tersebut. Padahal
jika kita lihat pada masa lalu, Liverpool adalah tim yang sangat sukses di
daratan britania raya. Dengan berhasil mendapatkan 18 trophy liga Inggris yang
terakhir kali didapatkan pada tahun 1990, atau kurang lebih Liverpool sudah
berpuasa gelar liga Inggris selama 23 tahun.
Di musim ini, bersama
pelatih muda asal Irlandia Utara Brendan Rodgers, Gerrard masih dipercaya oleh
pelatih untuk mengisi starting line up di setiap pertandingannya. Meskipun kemarin
Gerrard sempat cedera selama 2 pekan, tidak menutup kemungkinan di pertandingan
selanjutnya Gerrard akan kembali tampil menjadi starter.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Lingkungan Sekitar Perusahaan
Tanggung
jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan
sebuah konsep dimana perusahaan mengintegrasikan kepedulian sosial dan
lingkungan dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksi mereka dengan para pelaku kepentingan secara sukarela (European Commision, 2011).
Di
Indonesia, kewajiban melakukan tanggung jawab sosial perusahaan sudah tercatat
di UU No. 40 tahun 2007 pasal 74 tentang Perseroan Terbatas (UU PT) dan
Undang-Undang No. 25 tahun 2007 pasal 15(b) dan pasal 16 (d) tentang Penanaman
Modal (UU PM) yaitu: “Setiap
perseroan atau penanam modal diwajibkan untuk melakukan sebuah upaya
pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan yang telah dianggarkan dan
diperhitungkan sebagai biaya Perseroan. Kebijakan ini juga mengatur sanksi bagi
perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban tersebut ”.
Tanggung
jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan merupakan hal yang penting bagi
setiap perusahaan untuk dapat mengatur, mengolah dan mempergunakan lingkungan
sebaik-baiknya untuk tidak hanya menguntungkan dan meningkatan efisiensi bisnis
setiap perusahaan, namun juga bagi lingkungan dan dampak sosial di masa yang
akan datang.
Beberapa
aspek yang biasanya menjadi tanggung jawab social perusahaan antara lain :
Pelayanan
sosial,
Pendidikan,
Kesehatan,
Kedaruratan,
Lingkungan,
Ekonomi Produktif,
Seni, Olahraga dan Pariwisata,
Pembangunan prasarana perumahan.
Kesehatan,
Kedaruratan,
Lingkungan,
Ekonomi Produktif,
Seni, Olahraga dan Pariwisata,
Pembangunan prasarana perumahan.
Kita
pernah mendengar bahwa beberapa perusahaan (baik swasta maupun BUMN) mengadakan
program lingkungan, baik itu pengadaan sanitasi, pengadaan air bersih ataupun
gerakan penghijauan. Itu semua merupakan contoh kegiatan tanggung jawab sosial
perusahaan terhadap konsumen dan lingkungan.
1.
Benturan dengan kepentingan masyarakat
Setiap perusahaan mempunyai bermacam-macam benturan yang mereka alami baik itu tingkatan kecil, sedang, hingga ke tingkat yang tinggi. Setiap kali suatu perusahaan berproduksi selalu menghasilkan produk yang diinginkan sesuai dengan keinginan pasar namun di balik itu semua suatu perusahaan juga memproduksi limbah pencemaran dan polusi yang merugikan masyarakat sekitar seperti polusi udara , air ,limbah , suara bahkan mental kejiwaan masyarakat dapat terganggu.
Setiap perusahaan mempunyai bermacam-macam benturan yang mereka alami baik itu tingkatan kecil, sedang, hingga ke tingkat yang tinggi. Setiap kali suatu perusahaan berproduksi selalu menghasilkan produk yang diinginkan sesuai dengan keinginan pasar namun di balik itu semua suatu perusahaan juga memproduksi limbah pencemaran dan polusi yang merugikan masyarakat sekitar seperti polusi udara , air ,limbah , suara bahkan mental kejiwaan masyarakat dapat terganggu.
Klasifikasi Aspek Pendorong Tanggung Jawab Sosial
a. Dorongan dari pihak luar ( lingkungan masyarakat )
b. Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri ( sisi humanisme pebisnis yang melibatkan rasa, karsa, dan karya yang ikut mendorong diciptakannya etika bisnis yang baik dan jujur).
a. Dorongan dari pihak luar ( lingkungan masyarakat )
b. Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri ( sisi humanisme pebisnis yang melibatkan rasa, karsa, dan karya yang ikut mendorong diciptakannya etika bisnis yang baik dan jujur).
2.
Dorongan Tanggung Jawab Sosial
Klasifikasi masalah sosial yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial pada sebuah bisnis sebagai berikut :
Klasifikasi masalah sosial yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial pada sebuah bisnis sebagai berikut :
1. Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan
Kegiatan intern yang muncul bersifat sangat kaku , keras , zakeliyk ( saklek ) , birokratik , dan otoriter. Hubungan yang kurang manusiawipun kerap terjadi antara perusahaan dengan pihak luar ( pelanggan , masyarakat umum )
Manfaat Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan
a. Peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas kerja.
b. Adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki sehingga tercipta kondisi manajemen partisipatif.
c. Penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyamanan kerja sebagai hasil hubungan kerja yang menyenangkan dan baik.
d. Peningkatan mutu produksi yang diakibatkan oleh terbentuknya rasa kepercayaan diri karyawan.
e. Kepercayaan konsumen yang meningkat dan merupakan modal dasar bagi perkembangan selanjutnya dari perushaan.
2. Ekologi dan Gerakan Pelestarian Lingkungan
Ekologi yang menitikberatkan pada keseimbangan antara manusia dan alam lingkungannya banyak dipengaruhi oleh proses produksi. Contohnya maraknya penebangan hutan sebagai bahan dasar industri perkayuan , perburuan kuit ular yang diperuntukkan industri kerajinan kulit dan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.
3. Penghematan Energi
Pengurasan secara besar – besaran energi yang berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti batu bara , minyak dan gas telah banyak terjadi. Yang dapat disebut dengan sumber energi alternatif diantaranya adalah pemanfaatan tenaga surya , nuklir , angin , air serta laut. Namun di Indonesia sendiri pemanfaatan sumber energi alternatif masing jarang di gunnakan.
4. Partisipasi Pembangunan Bangsa
Kesadaran masyarakat pebisnis terhadap suksesnya pembangunan sangat diperlukan karena akan membantu pemerintah menangani masalah pengangguran dengan cara ikut melibatkan penggunaan tenaga kerja yang ada sebagai bentuk tanggung jawab sosial pada lingkungan sekitar perusahaan beroperasi.
Kegiatan intern yang muncul bersifat sangat kaku , keras , zakeliyk ( saklek ) , birokratik , dan otoriter. Hubungan yang kurang manusiawipun kerap terjadi antara perusahaan dengan pihak luar ( pelanggan , masyarakat umum )
Manfaat Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan
a. Peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas kerja.
b. Adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki sehingga tercipta kondisi manajemen partisipatif.
c. Penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyamanan kerja sebagai hasil hubungan kerja yang menyenangkan dan baik.
d. Peningkatan mutu produksi yang diakibatkan oleh terbentuknya rasa kepercayaan diri karyawan.
e. Kepercayaan konsumen yang meningkat dan merupakan modal dasar bagi perkembangan selanjutnya dari perushaan.
2. Ekologi dan Gerakan Pelestarian Lingkungan
Ekologi yang menitikberatkan pada keseimbangan antara manusia dan alam lingkungannya banyak dipengaruhi oleh proses produksi. Contohnya maraknya penebangan hutan sebagai bahan dasar industri perkayuan , perburuan kuit ular yang diperuntukkan industri kerajinan kulit dan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.
3. Penghematan Energi
Pengurasan secara besar – besaran energi yang berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti batu bara , minyak dan gas telah banyak terjadi. Yang dapat disebut dengan sumber energi alternatif diantaranya adalah pemanfaatan tenaga surya , nuklir , angin , air serta laut. Namun di Indonesia sendiri pemanfaatan sumber energi alternatif masing jarang di gunnakan.
4. Partisipasi Pembangunan Bangsa
Kesadaran masyarakat pebisnis terhadap suksesnya pembangunan sangat diperlukan karena akan membantu pemerintah menangani masalah pengangguran dengan cara ikut melibatkan penggunaan tenaga kerja yang ada sebagai bentuk tanggung jawab sosial pada lingkungan sekitar perusahaan beroperasi.
5.
Gerakan Konsumerisme
Awal perkembangannya tahun 1960-an dinegara barat yang berhasil memberlakukan undang – undang perlindungan konsumen yang meliputi beragam aspek mulai dari perlindungan atas praktik penjualan paksa sampai pemberian ijin lisensi bagi para petugas reparasi alat rumah tangga.
Awal perkembangannya tahun 1960-an dinegara barat yang berhasil memberlakukan undang – undang perlindungan konsumen yang meliputi beragam aspek mulai dari perlindungan atas praktik penjualan paksa sampai pemberian ijin lisensi bagi para petugas reparasi alat rumah tangga.
3. Etika Bisnis
Merupakan penerapan secara langsung tanggung jawab sosial dalam suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri. Etika pergaulan dalam melaksanakan bisnis disebut etika pergaulan bisnis. Etika bisnis sangat di perlukan dalam menjalankan kelangsungan hidup perusahaan karena jika suatu perusahaan tidak melaksanakan etika bisnis maka perjalanan hidup perusahaan itu pun akan hancur sedikit demi sedikit bahkan ada yang langsung tutup.
1)Hubungan Antara Bisnis dengan Langganan / Konsumen
Merupakan pergaulan antara konsumen dengan produsen dan paling banyak ditemui. Karena dalam kenyataan yang ada produsen lah yang membutuhkan konsumen bukan konsumen yang membutuhkan produsen, karena konsumen merupakan aset berharga produsen.
2)Hubungan Dengan Karyawan
Meliputi penerimaan, pelatihan, promosi, transfer, demosi maupun pemberehentian (PHK). Semua itu tergantung dari kualitas masing-masing tenaga kerja.
3)Hubungan Antar Bisnis
Merupakan hubungan yang terjadi diantara perusahaan , baik perusahaan kolega , pesaing , penyalur , grosir , maupun distributor.
4) Hubungan Dengan Inversor
Pemberian informasi yang benar antar investor sangat berguna untuk mengetahui info yang sedang up date.
Merupakan penerapan secara langsung tanggung jawab sosial dalam suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri. Etika pergaulan dalam melaksanakan bisnis disebut etika pergaulan bisnis. Etika bisnis sangat di perlukan dalam menjalankan kelangsungan hidup perusahaan karena jika suatu perusahaan tidak melaksanakan etika bisnis maka perjalanan hidup perusahaan itu pun akan hancur sedikit demi sedikit bahkan ada yang langsung tutup.
1)Hubungan Antara Bisnis dengan Langganan / Konsumen
Merupakan pergaulan antara konsumen dengan produsen dan paling banyak ditemui. Karena dalam kenyataan yang ada produsen lah yang membutuhkan konsumen bukan konsumen yang membutuhkan produsen, karena konsumen merupakan aset berharga produsen.
2)Hubungan Dengan Karyawan
Meliputi penerimaan, pelatihan, promosi, transfer, demosi maupun pemberehentian (PHK). Semua itu tergantung dari kualitas masing-masing tenaga kerja.
3)Hubungan Antar Bisnis
Merupakan hubungan yang terjadi diantara perusahaan , baik perusahaan kolega , pesaing , penyalur , grosir , maupun distributor.
4) Hubungan Dengan Inversor
Pemberian informasi yang benar antar investor sangat berguna untuk mengetahui info yang sedang up date.
5)Hubungan
Dengan Lembaga – Lembaga Keuangan
Merupakan hubungan yang bersifat financial , berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan dan perpajakan. Perusahaan yang baik selalu melaporkan laporan keuangan yang benar kepada Dirjen Pajak.
Merupakan hubungan yang bersifat financial , berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan dan perpajakan. Perusahaan yang baik selalu melaporkan laporan keuangan yang benar kepada Dirjen Pajak.
4. Bentuk-bentuk tanggung jawab sosial suatu bisnis
Penjabaran dari kepedulian sosial dari suatu bisnis berbentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial bisnis. Itu dapat dilihat bahwa semakin tinggi tingkat kepedulian sosial suatu bisnis maka semakin meningkat pula pelaksanaan praktek bisnis etik dalam masyarakat.
Penjabaran dari kepedulian sosial dari suatu bisnis berbentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial bisnis. Itu dapat dilihat bahwa semakin tinggi tingkat kepedulian sosial suatu bisnis maka semakin meningkat pula pelaksanaan praktek bisnis etik dalam masyarakat.
Beberapa
bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial yang dapat kita temui di indonesia
adalah sebagai berikut :
a. Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila (HIP).
Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) merupakan bentuk pelaksanaan yang telah banyak dijalankan pengusaha dengan karyawannya dan dituangkan dalam buku. Dimana diatur kewajiban dan hak masing-masing pihak. Beberpa contoh hak karyawan adalah seperti cuti, tunjangan hari raya, dan pakaian kerja.
b. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Penanganan limbah industri sebagai bagian dari produksi sebagai bentuk partisipasi menjaga lingkungan.
c. Penerapan Prinsip Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (k3)
Penekanan pada faktor keselamatan pekerja dengan mempergunakan alat-alat yang berfungsi menjaga keselamatan, seperti topi pengaman, masker pelindung maupun yang lainnya.
d. Perkebunan Inti Rakyat (PIR).
Sistem perkebunan yang melibatkan perkebunan besar milik negara dan kecil milik masyarakat. Perkebunan besar berfungsi sebagai inti dan motor penggerak perkebunan dimana semua bahan bakunya diambil dari perkebunan kecil disekitarnya yang berfungsi sebagai plasma.
e. Sistem Bapak Angkat-Anak Angkat.
Sistem ini melibatkan pengusaha besar yang mengangkat pengusaha kecil/menengah sebagai mitra kerja yang harus mereka bina. terkadang hal ini menyebabkan masalah kepada pengusaha besar, oleh karena itu dibutuhkan kesadaran tinggi dalam pelaksanaannya.
a. Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila (HIP).
Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) merupakan bentuk pelaksanaan yang telah banyak dijalankan pengusaha dengan karyawannya dan dituangkan dalam buku. Dimana diatur kewajiban dan hak masing-masing pihak. Beberpa contoh hak karyawan adalah seperti cuti, tunjangan hari raya, dan pakaian kerja.
b. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Penanganan limbah industri sebagai bagian dari produksi sebagai bentuk partisipasi menjaga lingkungan.
c. Penerapan Prinsip Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (k3)
Penekanan pada faktor keselamatan pekerja dengan mempergunakan alat-alat yang berfungsi menjaga keselamatan, seperti topi pengaman, masker pelindung maupun yang lainnya.
d. Perkebunan Inti Rakyat (PIR).
Sistem perkebunan yang melibatkan perkebunan besar milik negara dan kecil milik masyarakat. Perkebunan besar berfungsi sebagai inti dan motor penggerak perkebunan dimana semua bahan bakunya diambil dari perkebunan kecil disekitarnya yang berfungsi sebagai plasma.
e. Sistem Bapak Angkat-Anak Angkat.
Sistem ini melibatkan pengusaha besar yang mengangkat pengusaha kecil/menengah sebagai mitra kerja yang harus mereka bina. terkadang hal ini menyebabkan masalah kepada pengusaha besar, oleh karena itu dibutuhkan kesadaran tinggi dalam pelaksanaannya.
Tanggung
jawab sosial (sosial responsibility).
Etika mempengaruhi perilaku pribadi di lingkungan kerja atau suatu usaha bisnis
untuk menyeimbangi komitmennya terhadap kelompok dan individu dalam
lingkungannya.
Contoh : Bertanggung jawab terhadap investor, untuk memaksimalkan profit, karyawan, konsumen dan bisnis lain.
Contoh : Bertanggung jawab terhadap investor, untuk memaksimalkan profit, karyawan, konsumen dan bisnis lain.
Rabu, 13 November 2013
Sebuah Tim Sepak Bola Bernama Liverpool FC
Mari sejenak kita flashback dimana pertama kali sebuah
tim sepak bola bernama Liverpool Football Club didirikan, 15 Maret 1892 adalah
tanggal dimana tim asal kota Merseyside, Inggris itu lahir, dengan seorang
pendiri bernama John Houlding. John Houlding adalah seorang penyewa Stadion
Anfield (kini menjadi kandang Liverpool) yang dulunya disewakan untuk tim
Everton Football Club yang juga berasal dari kota Merseyside, tetapi pada tahun
1891 karena adanya konflik dengan Komite tim Everton FC, membuat Everton pindah
kandang ke Stadion Goodison Park (hingga kini menjadi kandang Everton) , dan
justru John Houlding lebih memilih membuat tim baru bernama Everton FC and
Athletic Grounds (kini Liverpool FC) yang disingkat menjadi Everton Athletic. Tetapi
karena FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris) menolak dalam suatu daerah memiliki tim
dengan nama yang sama yaitu Everton, membuat John mengganti nama timnya Menjadi
Liverpool.
121 tahun sudah Liverpool FC mengarungi kerasnya
persepakbolaan di Eropa. Berbagai macam trophy sudah dimiliki Liverpool hingga
saat ini. Total 18 titel English Premier League (EPL) sudah dimiliki, terakhir
Liverpool menjuarai EPL pada tahun 1990. Sudah hampir 23 tahun Liverpool
berpuasa gelar EPL, semenjak pengunduran diri seorang “King Kenny” sebagai
manajer dan juga legenda hidup Liverpool, Liverpool belum pernah menjuarai
kembali titel bergengsi sejagat Britannia Raya itu. Dalam kancah Uefa Champions
League (UCL), turnamen paling bergengsi sejagat Eropa, Liverpool telah berhasil
mengkoleksi 5 titel, dimana semenjak tahun 2008 hingga sekarang, Liverpool
selalu gagal untuk lolos ke UCL yang ditentukan pada klasemen akhir musim yang
diharuskan berada dalam posisi 4 besar. Tetapi pada tahun 2005 Liverpool
berhasil mengganjilkan koleksi trophy UCL nya menjadi 5, dimana disebut-sebut
sebagai Final terbaik sepanjang masa, final yang digelar di Stadion Istanbul,
Turki itu menjadi saksi, bagaimana sebuah pertandingan final UCL yang sangat di
datangi oleh suatu keajaiban yang sangat luar biasa. 3 gol dari Tim AC Milan
asal Italia hingga babak pertama usai seolah-olah membuat pertandingan
dinyatakan telah usai oleh banyak penonton. Tetapi The Anfield Gank berhasil
menyamakan kedudukan menjadi 3-3 hingga babak kedua usai, masing-masing gol
dicetak oleh kapten Liverpool FC Steven Gerrard, Vladimir Smicer, dan juga
melalui titik putih oleh Xabi Alonso yang sebelumnya berhasil di tip oleh Dida
kiper AC Milan sebelum bola rebound yang berhasil diceploskan dengan baik oleh
Xabi Alonso. Setelah babak kedua usai, dilanjutkan kembali pada babak tambahan,
2 x 15 menit kedua tim tetap gagal menambah gol kemenangan untuk timnya
masing-masing. Babak tambahan pun usai, kedua tim pun kini saling bertarung
mental pada pertarungan adu penalti. Pada adu penalti ini yang berhasil menjadi
pahlawan adalah Jerzy Dudek, ia penjaga gawang asal Polandia ini berhasil
menahan tendangan penalti ke 5 dari pemain AC Milan yang diambil oleh Andriy
Shevchenko pemain asal Ukraina, yang membuat AC Milan harus merelakan Trophy
UCL untuk Liverpool FC.
Kini, Liverpool FC dilatih oleh manajer muda berumur 40
tahun asal Irlandia Utara yang juga telah berhasil membawa tim asal Wales,
Swansea FC untuk promosi ke EPL, ya dia adalah Brendan Rodgers. Pelatih yang
memiliki filosofi possesion game ini sudah hampir 1,5 musim menangani Liverpool
FC. Di musim pertamanya, dia hanya berhasil membawa Liverpool ke peringkat 7
EPL, karena memang dia tidak dibebankan untuk langsung menjuarai EPL oleh
pemilik Klub John W. Henry. Di Musim keduanya, Henry langsung membebankan
kepada Rodgers agar pada musim depan Liverpool berhasil masuk ke UCL atau
Liverpool harus berada di posisi 4 besar di musim ini. Dan klasemen sementara
di musim ini pun, Liverpool sudah berhasil masuk ke klasemen 4 besar, bahkan
Liverpool bersaing untuk mendapatkan trophy EPL dengan Arsenal yang berada di
puncak klasemen dengan Liverpool sebagai pesaing terdekatnya. Kedalaman tim
yang dinilai oleh Manajer Rodgers yang sudah semakin baik membuat dia optimis bahwa
pada musim ini dia akan berhasil membawa klub kebanggaan masyarakat Merseyside
ini untuk masuk ke UCL atau berhasil masuk ke 4 besar pada akhir musim ini.
Langganan:
Postingan (Atom)



